Translate

Tampilkan postingan dengan label Pilbup Ciamis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pilbup Ciamis. Tampilkan semua postingan

23 September 2013

Hasil Hitung Cepat Pilkada Ciamis


Dari 810.780 Suara Masuk, SAJIWA Unggul 60,31%. Hitung cepat perolehan suara Pilkada Ciamis yang digelar oleh Kantor Kesbang Linmas Kabupaten Ciamis, Hingga pukul 19.00 WIB Minggu (22/9), sudah mencatat suara yang masuk ke database sebanyak 810.780 suara. Dari jumlah suara yang masuk tersebut, pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Ciamis, Iing Syam Arifin dan Jeje Wiradinata (SAJIWA), untuk sementara masih unggul dengan perolehan 60,31% atau mendapat 488.976 suara. 
DPT (Daftar Pemilih Tetap) Pilkada Ciamis sebanyak 1,233,822 orang. Dengan begitu, apabila dikurangi dengan jumlah golput atau tidak menyalurkan hak pilihnya ke TPS, berarti suara masuk sebanyak 810.780 suara itu, menunjukan kurang lebih sekitar 75% suara dari total DPT. Sementara hingga saat ini masih ada rekap suara yang belum masuk dari beberapa kecamatan ke database Kesbang Limnas Kabupaten Ciamis. 
Urutan kedua diperoleh pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Ciamis, Bagus Arif Wiwaha dan Akasah (BERKAH) dengan perolehan 18,74% atau mendapat 151,913 suara. Urutan ketiga pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Ciamis, Budi Kurnia dan Mita Permatasari dengan perolehan 17,75% atau mendapat 143.897 suara. Posisi terakhir adalah pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Ciamis, Heddy Suhendra dan Yeddy (HEDED) dengan perolehan 3,21% atau mendapat 25.994 suara. 
Pasangan SAJIWA unggul hampir di sejumlah kecamatan di Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Pangandaran. Apabila melihat data hitung cepat Kesbang Linmas ini, sudah dapat dipastikan pasangan SAJIWA akan memenangkan perhelatan Pilkada Ciamis, mengingat selisih suara yang meninggalkan jauh dari pasangan lain, ditambah jumlah suara masuk sudah mencapai 75% dari jumlah DPT. 
Sementara selisih suara pasangan Berkah dengan pasangan BUMI hanya berbeda 8.016 suara. Dari awal perhitungan di sejumlah quick count pun, dua pasangan tersebut saling kejar suara untuk merebut posisi kedua perolehan sementara Pilkada Ciamis. KPUD Kabupaten Ciamis baru akan menggelar rapat pleno penetapan Bupati dan Wakil Bupati Ciamis terpilih pada tanggal 29 September mendatang. 
KPUD tidak menyelenggarakan quick count perolehan suara Pilkada Ciamis, dengan alasan sesuai dengan hasil kesepakatan dengan seluruh tim kampanye pasangan calon. 
Sumber : Harapan Rakyat 

Read more »

22 September 2013

Hasil Pilkada Ciamis di Kecamatan Cihaurbeuti


Hari ini Minggu tanggal 22 September 2013, segenap masyarakat Kecamatan Cihaurbeuti mengikuti Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ciamis untuk periode 2014-2019. Empat pasangan calon bupati dan wakil bupati yang bersaing pada pilkada kali ini : Pasangan Nomor Urut 1, Hj. Iing Syam Arifin dan Jeje Wiradinata (SAJIWA) diusung PDIP, Partai Golkar, dan PPP. Pasangan Nomor Urut 2, H. Bagus Arief Wiwaha dan Drs. H. Akasah MBA (BERKAH) diusung Partai Demokrat. Pasangan Nomor Urut 3, Budi Kurnia S.Ag., M.Pd dan Hj. Mita Permatasari (BUMI) diusung PKB, PAN, PBB, Hanura, Gerindra, dan PKS. Pasangan Nomor Urut 4, Ir. H. Heddy Suhendra, MA dan Ir. H. Yedi. Ir. Heddy Suhendra M.A. (HEDED) dari jalur perseorangan. 
Berdasakan hasil hitung cepat dari total 92 Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak di Kecamatan Cihaurbeuti, Nomor Urut 1 (SAJIWA) memperolah 16.018 (68,41%) suara, Nomor Urut 2 (BERKAH) memperoleh 4.107 (17,54%) suara, Nomor Urut 3 (BUMI) memperoleh 2.818 (12,03%) suara, dan Nomor Urut 4 (HEDED) memperoleh 473 (2,02%) suara. 
Total suara sah untuk seluruh pasangan calon berjumlah 23.416 dan suara tidak sah sebanyak 815, total pemilih yang menggunakan hak pilih di Kecamatan Cihaurbeuti adalah sebanyak 24.231 (62,92%) dari total Daftar Pemilih Tetap 38.376 orang. Sebanyak 14.229 (37,08) pemilih tidak menggunakan hak pilihnya pada pilkada bupati dan wakil bupati ciamis di Kecamatan Cihaurbeuti kali ini. 

Read more »

12 September 2013

Inilah Visi Misi Calon Bupati Ciamis Nomor Urut 4


HEDED, singkatan nama dari Ir. H. Heddy Suhendra, MA. dan Ir. H. Yedi. Ir. Heddy Suhendra M.A. tercatat sebagai seorang pensiunan, yang sekarang menjadi pengusaha di bidang pertambangan.

Nama Pasangan Calon : HEDED
Calon Bupati : Ir. H. Heddy Suhendra, MA.
Calon Wakil Bupati : Ir. H. Yedi
Pengusung : Perseorangan

Visi :
- Mewujudkan Masyarakat Ciamis yang Sejahtera dan Mandiri melalui Optimalisasi Sumber Daya Manusia yang Berdaya Saing Berlandaskan Iman dan Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
- Menjadikan Ciamis sebagai Barometer Ekonomi Nasional melalui Optimalisasi Sumber Daya Alam secara Berkala dan Profesional.

Misi :
1. Menciptakan pemerintahan yang baik (good governance), profesional, berwibawa, berintegritas tinggi, transparan dan bersih dari KKN.
2. Mewujudkan tatanan sosial yang harmonis, dinamis dan produktif dalam membangun sumber daya manusia yang agamis, berbudaya dan berdaya saing.
3. Mengoptimalkan pelaksanaan program pendidikan nasional yang berkualitas dan program kesehatan nasional yang baik melalui pelayanan prima secara profesional, guna meningkatkan indek pembangunan masyarakat di Kabupaten Ciamis.
4. Mewujudkan kehidupan aman, damai dan nyaman dengan upaya menghindari stagnasi hukum di Kabupaten Ciamis secara memberikan keppastian hukum baik bidang politik maupun kemasyarakatan.
5. Mengoptimalkan sumber daya alam melalui ekslpoitasi minyak bumi dan sumber daya alam lainnya yang berpotensi dalam menambah Pendapatan Asli Daerah guna meningkatkan kesejahteraan perekonomian masyarakat di Kabupaten Ciamis.

Gunakan hak pilih dengan cerdas pada hari Minggu tanggal 22 September 2013.

Read more »

Inilah Visi Misi Calon Bupati Ciamis Nomor Urut 3


BUMI, singkatan dari nama Budi Kurnia S.Ag., M.Pd - Hj. Mita Permatasari. Pasangan ini diusung oleh koalisi 234 Plus yang terdiri dari PKB, PAN, PBB, Hanura, Gerindra, dan PKS. Pasangan tersebut dideklarasikan pada Sabtu (29/06/2013), di Pesantren Miftahul Ulum Bangunsirna Ciamis. Budi adalah PNS aktif dengan jabatan Kasubag Agama di lingkungan Bagian Kesra Setda Kabupaten Ciamis. Alumni HMI tersebut juga merupakan Ketua DPD KNPI Kabupaten Ciamis. Pasangannya, Hj. Mita, merupakan putri dari mantan Bupati Ciamis, H. Momon Gandasasmita SH. Ia dikenal sebagai pengusaha yang juga tercatat mengetuai yayasan pendidikan tinggi di Garut.

Nama Pasangan Calon : BUMI BARU CIAMIS
Calon Bupati : Budi Kurnia
Calon Wakil Bupati : Hj. Mita Permatasari
Pengusung : PKB, PBB, PAN, Hanura, Gerindra, PKS

Visi : Terwujudnya Kabupaten Ciamis yang Bersih, Agamis, Rancage dan Unggul

Misi :
1. Meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan dalam berbangsa, bernegara dan bermasyarakat.
2. Mewujudkan pemerintahan yang baik dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional.
3. Menggairahkan perekonomian daerah melalui program peningkatan dan optimalisasi pengembangan Sumber Daya Alam (SDA) berwawasan lingkungan.
4. Mewujudkan sarana prasarana infrastruktur yang memadai dalam mewujudkan pembangunan ekonomi daerah.
5. Mewujudkan rasa aman dan damai melalui penegakan kepastian hukum dan perlindungan hukum.
6. Peningkatan kesehatan ibu dan anak serta penerapan sistem pelayanan kesehatan berkualitas, adil, merata dan terjangkau.
7. Membuka lapangan pekerjaan.
8. Mendorong terselenggaranya pola pendidikan yang murah dan terjangkau.

Gunakan hak pilih dengan cerdas pada hari Minggu tanggal 22 September 2013.

Read more »

Inilah Visi Misi Calon Bupati Ciamis Nomor Urut 2


BERKAH, singkatan nama untuk pasangan H. Bagus Arief Wiwaha - Drs. H. Akasah MBA. Bagus merupakan putra dari mantan Bupati Ciamis, H. Momon Gandasasmita, SH. Dengan demikian Bagus berhadapan dengan kakaknya sendiri, Hj. Mita dari pasangan “BUMI”. Bagus dikenal sebagai seorang pengusaha. Sedangakan Drs. H. Akasah MBA. adalah mantan kadisdik Kabupaten Ciamis, yang juga aktif sebagai ketua AMS. Ia adalah muka lama di Partai Golkar, tetapi pada pencalonannya ini mendampingi Bagus yang hanya diusung Partai Demokrat.

Nama Pasangan Calon : BERKAH
Calon Bupati : Bagus Arief Wiwaha, BBA (OH)
Calon Wakil Bupati : Drs. H. Akasah, MBA.
Pengusung : Partai Demokrat

Visi : Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Ciamis yang Sejahtera, Mandiri dan Berprestasi melalui Tata Kelola Sumber Daya Strategis yang Berdaya Saing Berlandaskan Iman dan Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Misi :
1. Mewujudkan Kabupaten Ciamis sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Jawa Barat melalui pengembangan kawasan andalan berbasis potensi desa dan kegiatan produktif masyarakat di setiap zona pengembangan.
2. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang produktif dan kompetitif, yang dilandasi oleh keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
3. Terwujudnya sistem birokrasi yang berpihak kepada rakyat melalui peningkatan sistem pemerintahan yang harmonis dan ideal melalui pemberdayaan seluruh kepala desa beserta aparatur desanya, sehingga tercipta pembangunan yang adil dan merata bagi masyarakat Kabupaten Ciamis.
4. Menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi berkembangnya usaha dan industri berskala menengah – besar untuk membuka lapangan kerja dan sumber pendapatan bagi masyarakat.
5. Mewujudkan pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar di setiap desa yang lebih merujuk pada prinsip pengembangan tata ruang dan lingkungan permukiman yang lestari serta kebutuhan interaksi dan interelasi antar warga.
6. Mengoptimalkan pemberdayaan dan pengembangan di bidang pertanian dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai perilaku utama dan pondasi kekuatan ekonomi Kabupaten Ciamis.
7. Mengoptimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.
8. Mengoptimalkan pelaksanaan Program Pendidikan Nasional yang berkualitas.
9. Mengkhususkan Program Pemberdayaan Perempuan Mandiri.
10. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat terutama berbasis potensi unggulan lokal yang tangguh dan mampu berdaya saing.
11. Meningkatkan penyediaan infrastruktur yang memadai terutama yang mendukung kegiatan sosial dan perekonomian dengan lebih mengedepankan upaya pemberdayaan masyarakat.
12. Meningkatkan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam, lingkungan hidup dan penataan ruang yang berwawasan lingkungan.

Gunakan hak pilih dengan cerdas pada hari Minggu tanggal 22 September 2013.

Read more »

Inilah Visi Misi Calon Bupati Ciamis Nomor Urut 1


SAJIWA, nama pasangan H. Iing Syam Arifien – H. Jeje Wiradinata, dideklarasikan di Taman Raflesia, Alun-alun Ciamis, Minggu (30/6/2013). Pasangan incumbent ini diusung oleh koalisi pelangi (merah, kuning, hijau) yang terdiri 3 partai besar (PDIP, Golkar, dan PPP). Iing wabup incumbent, lulusan APDN, dilanjutkan studi di IIP, Iing kemudian menjadi PNS selama 3 tahun di Bandung. Selepas itu berkarir di Ciamis hingga menjadi Kepala Kimprasda, sebelum menjadi Wakil Bupati. Ia aktif di beberapa kegiatan yayasan, pramuka, dan balawisata. Sedangkan H. Jeje Wiradinata dalah ketua DPC PDIP Kab Ciamis, dan pernah menjadi Ketua DPRD Kabupaten Ciamis.

Nama Pasangan Calon : SAJIWA
Calon Bupati : Drs. Iing Syam Arifin
Calon Wakil Bupati : Jeje Wiradinata
Pengusung : Partai Golkar, PDIP, PPP

Visi : Ciamis Maju Berkualitas Menuju Kemandirian Tahun 2019

Misi :
1. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
2. Mewujudkan birokrasi dari aparatur yang efektif dan efesien dalam meningkatkan layanan publik, berkualitas pengelolaan pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan.
3. Meningkatkan kemitraan pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarakat dalam pembangunan daerah.
4. Meningkatkan ketersediaan dan kualitas infrastruktur wilayah dan infrastruktur pedesaan.
5. Memperkuat otonomi desa dalam rangka percepatan pembangunan desa.
6. Membangun perekonomian rakyat guna memperkuat struktur perekonomian daerah berbasis potensi unggulan lokal.
7. Meningkatkan pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan hidup guna mendukung pembangunan berkelanjutan.
8. Pembangunan pertanian berkelanjutan dengan memberikan nilai tambah untuk kesejahteraan petani.

Gunakan hak pilih dengan cerdas pada hari Minggu tanggal 22 September 2013.

Read more »

02 Agustus 2013

(Calon Bupati Ciamis) Mita Permatasari Membumi di Cihaurbeuti


Calon Wakil Bupati Ciamis dari pasangan BUMI, Hj. Mita Permatasari, yang juga satu-satunya perempuan yang maju dalam ajang Plkada Ciamis 2013, disambut antusias oleh kaum ibu saat bersilaturahmi dengan warga muslimat di Kecamatan Cihaurbeuti beberapa waktu lalu.
Dalam silaturahmi sekaligus sosialisasi dengan warga muslimat di Cihaurbeuti itu, Hj. Mita menegaskan, untuk kepemimpinan perempuan tidak perlu diragukan lagi di zaman serba modern sekarang ini, apalagi jika mengacu pada issue gender yang lebih dimaknai pada pola kemitraan dengan suami dalam mengurus rumah tangga. “Dalam rumah tangga, laki-laki tetap memimpin sebagai Imam dan perempuan makmumnya. Tapi jangan dilupakan, bahwa wanita tiangnya Negara, jika diberdayakan sesuai dengan kapasitas dan kemampuan yang dimilikinya, wanita akan menjadi penyeimbang”, kata Mita.
Dijelaskan Mita, begitu juga pada kepemimpinan Ciamis Baru kedepan dirinya akan menjadi penyeimbang dalam menjalankan roda pemerintahan, apalagi konsep BUMI (Budi Kurnia dan Hj. Mita Permatasari) dalam pembangunan di Ciamis tidak hanya mengedepankan aspek pembangunan infrastruktur seperti perbaikan jalan, jembatan dan lainnya sebagai sarana penunjang utama dalam peningkatan kegiatan ekonomi masyarakat. Tidak ketinggalan, menurut Mita, hal pelayanan pendidikan gratis berkualitas dan kesehatan terpadu baik untuk masyarakat luas atau pun ibu dan anak harus tetap dioptimalkan.
Hj. Mita menjelaskan, dirinya juga menyampaikan kepada warga muslimat Cihaurbeuti, pelayanan pemberdayaan pesantren dan madrasah supaya terjadi konsep penyelarasan dalam pembangunan antara duniawi dan ukhrowi menuju masyarakat baldatun toyyibatun waroobbun ghoffur. “Tentunya tidak terlupakan juga untuk peningkatan penyerapan lapangan kerja berbasis home industri yang akan digalakan”, tegasnya.
Sumber : Ciamiszone 
Asep Dian Permana Yudha

Read more »

10 Juli 2013

(Calon Bupati Ciamis) Mulai Tebar Pesona


Para Calon Bupati Ciamis ternyata tidak menunggu berlama-lama untuk segera ‘tempur’ ke lapangan meraih simpati masyarakat. Setelah melakukan pendaftaran ke KPUD Ciamis pekan lalu, para kandidat ini sudah tampak trengginas “blusukan” ke kantong pemilih maupun kantong potensial pemilih di berbagai lapisan masyarakat.
Budi Kurnia, calon dari “Bumi” ini, tampak getol mendatangi perhelatan Budaya. Budi terlihat selalu ada di kegiatan budaya. Baik Sarasehan maupun pagelaran budaya. Budi terlihat hadir di acara Sarasehan Sejarah dan nilai-nilai Galuh di Auditorium Unigal pada hari Sabtu (6/7) lalu. Bersama para mahasiswa, seniman dan budayawan serta LSM Budaya, Budi dengan penampilan khasnya, yakni baju putih dengan berbalut pin kujang serta celana pangsi dan tas Badui.
Masih dengan penampilan serupa, Budi pun hadir di acara munggahan Musalin, di situs Budaya Salawe, Cimaragas, Minggu (07/07) lalu. “Saya akan selalu mengapresiasi setiap kegiatan budaya. Karena ini sebagai suatu tatanan nilai yang harus dilestarikan. Kalau nilai budaya di masyarakat sudah tidak ada, lantas apa yang mau dibanggakan?” ujarnya.
Budi juga selalu meyakinkan jika dirinya terpilih akan memperhatikan potensi kebudayaan sebagai prioritas pembangunan. “Termasuk sarananya, seperti akses jalan bisa mendatangkan PAD kalau kita jeli melihatnya,” ujar alumni HMI yang dikenal dekat dengan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi ini.
Lain “Bumi” lain pula “Sajiwa”, “Sajiwa” yang mengusung H. Iing syam Arifien sebagai Calon Bupati ini, terlihat pada hari Sabtu (6/7) menghelat acara Silaturahmi Alumni APDN dari berbagai angkatan di Gedung Puspita Ciamis. Dalam kesempatan tersebut hadir pula Dany Setiawan sebagai Ketua Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKA PTK) Jabar.
Bagimana dengan Berkah? Kandidat Wabup dari Berkah, H. Akasah , MBA yang dihubungi HR via telepon selulernya, Selasa (09/07), mengatakan, pihaknya akan mengadakan “Tarling” (Teraweh Keliling) ke berbagai pelosok di Kabupaten Ciamis dalam Ramadhan kali ini. “Kami dari Berkah, saya dan Pak Bagus juga akan turun ke pasar-pasar, karena kami sadar sensitivitas kenaikan BBM dan kenaikan harga barang pokok saat ini berdampak. Kami pun akan jalin komunikasi dengan para pedagang, termasuk para sopir dan pelaku UMKM, ” ungkapnya.
Akasah juga mengatakan, pihaknya pun akan terus melakukan komunikasi dengan masyarakat yang diberi bantuan BLSM.“ Akan kami lakukan dialog juga dengan masyarakat penerima BLSM ini,” pungkasnya.
Sumber : Harapan Rakyat, 10 Juli 2013.

Read more »

05 Juli 2013

(Calon Bupati Ciamis) NU Ciamis Dukung Cabup dari PKB, Budi Kurnia


Terkait ijtihad politik PKB Ciamis yang lebih mengusung Budi Kurnia sebagai kandidat Calon Bupati Ciamis, PCNU mengapresiasi ijtihad politik tersebut sepanjang berdasarkan kemaslahatan masyarakat Ciamis.
Demikian diungkapkan, Wakil Sekretaris PCNU Kab. Ciamis, Maulana Sidik menaggapi hasil Rapat Koordinasi PCNU Kab. Ciamis dengan DPC PKB Ciamis terkait Pilkada Ciamis 2013, di Kantor NU Cijantung, Sabtu (29/06/13).
Menurut Sidik, NU merupakan jamiyah diniyah yang mengikhtiyarkan lahirnya kepemimpinan daerah yang kuat serta benar-benar mengayomi masyarakat secara berkeadilan dalam pembangunan.
Sementara menyikapi majunya, incumbent Wakil Bupati Ciamis, H. Iing Syam Arifin yang merupakan pengurus NU Ciamis yang mendapatkan dukungan dari partai politik untuk menjadi kandidat Bupati Ciamis, PCNU sangat mengapresiasi. “Atas dukungan banyak parpol tersebut, PCNU Ciamis sangat mengapresiasi dan menghaturkan banyak terima kasih,” kata Sidik. Dijelaskan Sidkk, NU mengharapkan PKB untuk mengambil sikap politik yang lebih mengutamakan kepentingan masyarakat Ciamis, serta mewadahi aspirasi jamiyah nahdliyah.
Sementara Wakil Ketua DPW PKB Jabar, Drs. Arif Ismail Chowas, mengyebutkan Budi Kurnia sebagai Calon Bpati yang disandingkan dengan Mita Permatasai sebagai Calon Wakil Bupati oleh PKB adalah merupakan pasangan yang cukup ideal.
Menurut Arif, pihaknya sudah mempersiapkan segala sesuatunya demi kemenangan Budi-Mita, karena menyangkut harga diri partai. “Budi sudah mendaftar sejak awal ke PKB dan partai lainnya, dan PKB menghargai keberanian Budi yang maju dengan pasti bukan berdasarkan keinginan saja tapi dengan kepastian untuk menang,” katanya.
Dalam konvensi yang dihadirinya di Pontren Miftahul Ulum Bangunsirna, Sabtu (29/06/13) itu Arif menegaskan, konvensi bukan saja menetapkan pasangan calon tapi menegaskan PKB, PAN dan PBB yang tergabung dalam Koalisi 234 mengusung pasangan Budi-Mita.
Sumber : Ciamiszone, 29 Juni 2013.

Read more »

04 Juli 2013

(Calon Bupati Ciamis) Tandatangani Piagam Ciamis


Dalam acara silaturahmi dan diskusi dengan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Ciamis yang digelar oleh Aliansi Peduli Ciamis di Gedung DPRD Ciamis, Kamis (04/07/13) para bakal calon menandatangani Piagam Ciamis yang berisikan lima poin pembangunan Ciamis kedepan yang berlandaskan kepemimpinan Rassullah SAW.
Sangat disayangkan dalam acara diskusi yang dipandu Bambang Setiawan dengan panelis Direktur Eksekutif Masyarakat Tranparanasi Indonesia (MTI) Jamil Mobarok dan KH. DR. Fadlil Yani Ainusyamsi seorang ulama, seniman dan juga mejelis pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Ciamis itu hanya tiga orang saja bakal calon yang datang dari empat pasang bakal
calon yang sudah mendaftar ke KPU Ciamis.
Mereka yang datang dan menandatangani Piagam Ciamis yaitu Budi Kurnia, S.Ag, M.Si. (Bakal Calon Bupati dari Koalisi 234 Plus), Jeje Wiradinata (Bakal Calon Wakil Bupati dari Partai Golkar, PDIP dan PPP), serta H. Akasah, M,BA (Bakal Calon Wakil Bupati dari Partai Demokrat). Sedangkan Bakal Calon Bupati atau Bakal Calon Wakil Bupati dari jalur perseorangan tidak hadir dalam penandatanganan tersebut.
Diskusi berjalan lancar yang intinya, ketiga orang bakal calon sepakat membangun Ciamis kedepan untuk kemaslahatan masyarakat Tatar Galuh dengan berbagai perubahan sistem birokrasi, dengan harapan Kabupaten Ciamis mampu menjadi laboratorium birokrasi sehingga Ciamis menjadi bahan studi banding secara nasional.
Tertuang dalam Piagam Ciamis antara lain ketiga bakal calon sepakat untuk membangun Ciamis selaras dengan karakteristik masyarakat Ciamis yang religius, membangun kebersamaan dalam mencapai kemaslahatan masyarakat, menciptakan kesejahteraan masyarakat yang produktif berwawaskan nilai-nilai agamis melalui kepemimpinan sejati, dan menselaraskan persamaan pandangan secara bersama-sama dalam meningkatkan pertahanan dan menjaga keamanan, serta menciptakan ranah Kab. Ciamis berkeadilan, bermartabat, berjiwa kasih sayang sehingga berkedamaian, maju disegala bidang kehidupan.
Koordinator Aliansi Peduli Ciamis, Toni Aprianto, SH mengatakan, ditandatanganinya Piagam Ciamis usai Diskusi Menatap Ciamis Kedepan merupakan bentuk kontrak politik para calon pemimpin Ciamis yang akan datang dengan masyarakat Tatar Galuh untuk pembangunan Ciamis yang lebih maju. “Dengan Piagam Ciamis, diharapkan muncul pimpinan Kab. Ciamis yang bersih berlandaskan keteladanan Rasulullah,” kata Toni.
Sumber : Ciamiszone, 4 Juli 2013.

Read more »

(Calon Bupati Ciamis) Kakak Beradik Bertarung di Pilkada Ciamis, Bukan Hal Unik


Munculnya fenomana kakak dan adik bertarung di Pilkada Ciamis tentunya hal menarik untuk disimak. Mita Permatasari, calon Wakil Bupati Ciamis yang akan mendampingi Budi Kurnia dan diusung koalisi 234 plus, merupakan kakak kandung dari Bagus Arif Wihawa yang merupakan calon Bupati Ciamis yang diusung Partai Demokrat. Kedua kakak beradik ini merupakan anak kandung dari mantan Bupati Ciamis Momon Gandasasmita.
Fenomana kakak beradik bertarung di Pilkada Ciamis ini, tak pelak menjadi buah bibir di masyarakat Ciamis. Spekulasi pun muncul, apakah dengan majunya kakak beradik di Pilkada Ciamis ini sebuah strategi untuk memecah suara calon lain?
Hal itu dibantah oleh Ketua Koalisi 234 plus yang juga Ketua DPC PKB Kabupaten Ciamis, Ahmad Irfan Alawi. Dia mengatakan, munculnya fenomena kakak beradik bertarung di Pilkada Ciamis dikarenakan keduanya memiliki keingingan untuk membangun Ciamis. “Kita tidak berpikir soal wacana munculnya fenomana ini sebagai strategi untuk memecah suara. Karena kami mengusung Ibu Mita sebagai calon Wakil Bupati dari koalisi 234, melalui sebuah proses panjang dan tidak mendadak begitu saja,” ujarnya Selasa (2/7).
Menurut Irfan, meski Mita merupakan kakak kandung Bagus, bagi pihaknya tidak menjadi persoalan. Karena dalam konteks Pilkada ini, tidak membawa urusan keluarga. “Persoalan adik kakak mungkin hal itu di ranah keluarga. Tetapi, di konteks Pilkada, Pak Bagus sama saja seperti calon bupati lainnya yang merupakan pesaing kami dan Ibu Mita sendiri,” ujarnya.
Irfan juga mengatakan, pihaknya sebelumnya sudah menghitung soal kemungkinan Bagus yang merupakan adik kandung Mita seandainya maju di Pilkada Ciamis dan menjadi lawan. “Yang pasti, kami tidak main-main dalam menentukan calon yang kami usung. Kita menjatuhkan pilihan kepada Ibu Mita mendamping Pak Budi, tentunya sudah melalui sebuah proses dan perhitungan yang matang,” ungkapnya.
Menurut Irfan, fenomana keluarga bertarung dalam sebuah event Pemilu bukan kali ini saja terjadi. Dalam Pilkades di suatu desa di Kabupaten Ciamis pun pernah terjadi suami dan istri bertarung di ajang Pilkades tersebut. “Jadi, fenomena satu pertalian keluarga bertarung dalam event Pemilu, menurut saya bukan hal yang unik. Artinya, siapapun memiliki hak untuk dicalonkan maupun mencalonkan, termasuk adik kakak ini, “ ujarnya.
Irfan juga menegaskan, pihaknya pun yakin dengan kesungguhan dan niat Mita yang akan bersama-sama dengan seluruh tim koalisi untuk memenangkan Pilkada Ciamis. “Kalau kita tidak percaya, tidak mungkin menjatuhkan pilihan kepada Ibu Mita. Seperti saya katakan tadi, tidak mungkin main-main mengusung calon dalam Pilkada. Kita memutuskan untuk mengusung calon Budi-Mita, tentunya dengan kayakinan dan keseriusan untuk menang,” ungkapnya.
Hal yang sama dikatakan Ketua Tim Relawan Bagus-Akasah, Agus Nurul Syam, S.IP, M.Si. Namun, Agus belum bisa mengomentari lebih jauh soal pencalonan dua kakak beradik ini. “Sepengatahuan saya dua kakak beradik hubungannya tentu baik-baik saja. Namun jika pandangan atau pemikirannya berbeda, itu merupakan bagian dari demokrasi .Saya yakin semua juga mempunyai niatan baik untuk membangun Ciamis ke arah yang lebih baik,” ujarnya.
Ketika Agus ditanya lebih jauh apakah ada skenario tertentu dalam pencalonan dua kaka beradik dalam kubu berbeda ini, Agus menyangkal bahwa itu hal yang terencana. “ Saya pikir itu alamiah dan spontan. Apa lagi ini ada di wilayah Privasi sikap dan pemikiran seseorang. Apapun itu harus kita hargai dan hormati.” ujarnya.
Agus pun enggan berkomentar bila langkah tersebut dianalisis banyak kalangan akan berdampak pada perpecahan suara Golkar, khususnya di akar rumput. “Wah bukan hak saya untuk mengomentari itu, karena masyarakat pasti mempunyai penilaian sendiri,” pungkasnya.
Sumber : Harapan Rakyat, 4 Juli 2013.

Read more »

(Calon Bupati Ciamis) Partai Golkar di Pilkada Ciamis Berpotensi Pecah


Setelah terjadi persaingan di internal Partai Golkar saat masa penjaringan calon bupati Ciamis, ternyata berlanjut di pertarungan sesungguhnya di Pilkada Ciamis. Tercatat 3 calon bupati Ciamis dan 1 calon wakil bupati Ciamis yang mendaftar ke KPUD Ciamis, sebelumnya pernah bersaing dalam rangka memperebutkan kursi pengusungan di partai berlambang pohon beringin ini. Spekulasi pun muncul, suara Partai Golkar di Pilkada Ciamis berpotensi pecah.
Sebelumnya, ada 5 bakal calon bupati Ciamis yang mendaftar dan lolos di tahap verifikasi adminstrasi di Partai Golkar, diantaranya Iing Syam Arifin, Bagus Arif Wiwaha, Akasah, Budi Kurnia dan Endang Supardi. Dari 5 bakal calon tersebut, hanya Endang Supardi yang urung maju di Pilkada Ciamis.
Sementara hasil penjaringan bakal calon bupati di Partai Golkar menetapkan Iing Syam Arifin yang terpilih untuk diusung. Sementara 3 bakal calon bupati lainnya, langsung berlabuh ke parpol lain. Sebut saja Budi Kurnia diusung oleh koalisi 234 plus (PKB, PAN, PBB, Hanura, Gerindra dan PKS). Sementara Bagus dan Akasah akhirnya berlabuh ke Partai Demokrat dan diusung dalam paket murni.
Menurut sumber di internal Partai Golkar, 3 calon bupati dan 1 calon wakil bupati yang sebelumnya ikut mendaftar di penjaringan Partai Golkar, masing-masing sudah memiliki jaringan dari mulai pengurus DPD hingga ke tingkat akar rumput. Karena seluruh bakal calon bupati yang mendaftar, masing-masing memiliki keyakinan bakal diusung Partai Golkar. “Dari emosional masing-masing bakal calon pun ada keterkaitan dengan Partai Golkar. Jadi, kalau harus saya katakan secara kasarnya, mungkin dari 3 calon bupati dan wakil bupati yang sudah mendaftar ke KPUD, hanya Pak Jeje saja yang tidak ‘berbau’ Golkar,” ujar sumber itu sembari berseloroh.
Disamping itu, lanjut sumber itu, dinamika saat penentuan pengusung calon bupati di internal Partai Golkar pun berpotensi terjadi perpecahan. Sebelumnya, saat rapat pleno penentuan calon bupati di Partai Golkar Ciamis, terjadi kericuhan. Kericuhan terjadi saat sejumlah Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar memprotes keputusan DPP yang dianggap mereka sepihak dan tidak mendengar aspirasi dari pengurus DPD dan PK Partai Golkar Ciamis.
Namun akhirnya pengurus Partai Golkar Ciamis melunak. Mereka akhirnya menerima keputusan DPP Partai Golkar yang menetapkan Iing Syam Arifin dan Jeje Wiradinata sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati yang diusung.
Usai rapat pleno penetapan Cabup Partai Golkar, Sabtu (29/6), Wakil Ketua DPD Golkar Jawa Barat, Bambang Hariono, mengatakan, meski sebelumnya mendapatkan penolakan dari pengurus Partai Golkar Ciamis, namun hasil akhir yang menentukan, yaitu semuanya setuju dengan keputusan DPP yang memaketkan pasangan Iing-Jeje yang diusung Partai Golkar dalam Pilkada Ciamis. “Itu sudah biasa apabila dalam rapat ada dinamika seperti penolakan atau pun ketidakpuasan dari pengurus. Yang pasti, hasil rapat pleno sudah final, seluruh pengurus DPD Partai Golkar Ciamis mendukung pasangan Iing-Jeje,” ungkapnya.
Menurut Bambang, dengan keputusan yang diambil dalam rapat pleno DPD Partai Golkar Ciamis yang menyetujui keputusan DPP, dengan begitu hasil akhir yang sudah diputuskan dalam rapat pleno, sudah tidak bisa diubah kembali. “ Keputusan ini sudah final, Golkar mengusung Pak Iing, dan wakilnya Pak Jeje dari PDIP,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Ciamis, Engkon Komara, mengatakan, demi menjaga nama baik dan kemajuan Partai Golkar, pihaknya mendukung keputusan yang sudah diambil oleh DPP Partai Golkar. “Demi terlaksananya Pilkada Ciamis pada September mendatang, kami dari pengurus DPD Partai Golkar Ciamis setuju terhadap keputusan DPP Partai Golkar yang memutuskan mengusung Iing Syam Arifin menjadi calon bupati dari Partai Golkar,” jelasnya, dalam keterangan persnya, kepada wartawan, usai rapat pleno.
Engkon juga menyerukan kepada seluruh pengurus DPD, pengurus PK serta pengurus PD Partai Golkar Ciamis, untuk siap bekerja memenangkan pasangan Iing-Jeje dalam Pilkada Ciamis yang akan digelar 22 September mendatang.
Namun pernyataan Engkon tersebut tampaknya bertolak belakang. Saat acara deklarasi pasangan Cabup-Cawabup Iing- Jeje, di taman Raflesia Ciamis, Minggu (30/6), Engkon tidak tampak di acara tersebut. Begitu juga saat pendaftaran pasangan “Sajiwa” ini ke KPUD Ciamis. Tidak hadirnya Engkon di dua moment penting tersebut, memunculkan spekulasi soal keretakan di internal Partai Golkar pasca penetepan calon bupati.
Namun spekulasi tersebut dibantah oleh Sekretaris DPD Partai Golkar Ciamis, H. Slamet Triana. Menurutnya, ketidakhadiran Engkon Komara sebagai Ketua DPD Partai Golkar Ciamis saat acara deklarasi Iing-Jeje dan juga saat mendaftar ke KPUD, tidak menjadi masalah. “Karena pada akhirnya, Pak Engkon sebagai Ketua DPD Golkar menandatangani dan menyetujui keputusan DPP Partai Golkar yang memutuskan mengusung Iing-Jeje. Dengan begitu, berarti sudah tidak ada masalah. Dan keputusan itu sudah syah, sehingga semua pengurus partai harus setuju,” tegasnya.
Trian, sapaan akrab Slamat Triana, juga kembali menegaskan, calon yang sudah didaftarkan pertanggal 1 Juli ke KPUD Ciamis merupakan calon yang syah dari Partai Golkar, sehingga tidak ada lagi perbedaan pendapat. “Ketika Iing Syam Arifin-Jeje Wiradinata ditetapkan sebagai pasangan calon (paslon) dari Partai Golkar, sudah menjadi kewajiban setiap kader dan pengurus Partai Golkar untuk ikut memenangkan paslon tersebut, walaupun pada awalnya ada perbedaan pendapat saat penetapan calon,” ungkapnya.
Trian melanjutkan, keputusan tersebut kini sudah tidak bisa diganggu gugat lagi, termasuk oleh Engkon Komara sebagai Ketua DPD Golkar Ciamis sekalipun. “Karana keputusan tersebut sudah ditandatangani oleh Ketua dan Sekertaris DPD Partai Golkar Ciamis saat pendaftaran ke KPUD Ciamis,” ujarnya.
Namun, menurut Trian, perbedaan pendapat di dalam sebuah organisasi, apalagi di partai politik sudah merupakan hal yang biasa terjadi. “ Akan tetapi ketika sudah penetapan dan sudah disetujui melalui rapat pleno, sudah tidak ada lagi perbedaan pendapat. Seluruh pengurus dan kader harus patuh dan tunduk terhadap keputusan tersebut,” ungkapnya.
Namun begitu, lanjut Trian, dengan adanya lawan yang notabenenya kader Partai Golkar, namun kini diusung oleh parpol lain, jelas menjadi pekerjaan berat untuk Golkar. “ Bisa jadi pundi-pundi suara Golkar akan berkurang karena figur lawan yang sudah diindentikan oleh akar rumput sebagai kader Golkar,” ujarnya.

Trian juga menegaskan, apabila ada pengurus Partai Golkar yang memiliki kedekatan dengan calon lain dan tidak patuh terhadap calon yang diusung Partai Golkar, jelas pengurus tersebut akan mendapatkan sanksi tegas.
Namun demikian, lanjut Trian, agar suara Golkar tidak pecah, tentunya perlu kerja keras dari cabup-cawabup Iing-Jeje yang dibantu oleh pengurus dan kader Golkar untuk bisa menyakinkan pemilih di akar rumput Golkar. Karena faktor dan pengaruh figur dari masing-masing pengurus dan kader Golkar, bisa membantu menyakinkan akar rumput. “Kita juga akan berupaya agar suara Golkar di akar rumput tidak pecah dan beralih ke calon lain. Dan hal itu tentunya harus dikerjakan sama-sama, baik oleh struktur partai maupun oleh calon dalam hal ini Pak Iing,” katanya
Trian juga memastikan, untuk di jajaran pengurus DPD, PK dan PD, saat ini tidak ada perbedaan lagi. Seluruh pengurus sudah bulat untuk patuh terhadap keputusan partai yang harus bekerja mendukung dan mensukseskan paslon Iing Syam Arifin-Jeje Wiradinata di Pilkada Ciamis. “Jika masih ada pengurus yang tidak solid dan tidak patuh terhadap keputusan partai, nanti juga akan ketahuan. Dan jika terbukti ada pengurus yang membelot ke calon lain, tentunya akan diberikan sanksi tegas, termasuk sanksi pemecatan, karena mereka sudah memiliki hak dan kewajiban sebagai pegurus Partai Golkar,” pungkasnya.
Sumber : Harapan Rakyat, 4 Juli 2013.

Read more »

(Calon Bupati Ciamis) Budi Siap Jadi ‘Jongos’ yang Baik untuk Masyarakat


Calon Bupati Ciamis, Budi Kurnia S.Ag., M.Pd., menegaskan, yang menjadi rasa optimis akan memenangi Pilkada nanti, yaitu dengan adanya semangat perubahan untuk Ciamis ditambah dengan dukungan penuh dari 6 partai pengusung.
Selain itu, menurutnya, sekarang rakyat mempunyai selera dan rakyat sudah mempunyai idealisme. “Kita perlu perubahan dan terbosan baru, dan kami juga ingin menjadi “jongos” yang baik untuk rakyat, bukan menjadi penguasa,” tegasnya usai menyerahkan pendaftaran calon bupati-wakil bupati Ciamis di KPUD Ciamis, Senin (1/7). Budi juga menuturkan, dengan konsep baru, ciamis baru, sosok baru dan energi baru dan bisa mengeksplorasi potensi yang ada, dirinya optimis bisa memenangkan Pilkada Ciamis.
Sementara itu, Calon Wakil Bupati Ciamis, Hj. Mita Permatasari, mengungkapkan, terjadinya pemaketan pasangan Budi-Mitta berawal dari adanya kesamaan pemikiran dan kecocokan antara Budi dengan dirinya. Menurut dia, pemaketan dengan Budi Kurnia pun, bukan hal yang kebetulan atau pemaketan yang dilakukan secara ‘dadakan’. Dia pun mengklaim bahwa komunikasi dengan Budi Kurnia sudah dibangun dari jauh-jauh hari.
“Termasuk kita dari sekarang sudah membahas soal peranan bupati seperti apa, dan wakil bupati seperti apa, kalau seandainya kami ditakdirkan memenangi Pilkada Ciamis. Intinya kita nanti dalam menjalankan pemerintahan bisa kompak dan tidak ada gesekan politik. Makanya, kita dari saat ini sudah membahas sampai ke urusan peran masing-masing,” ungkapnya.
Mita juga mengatakan, menyatukan pemikiran dan tujuan dari saat ini merupakan langkah yang baik dalam membangun kerjasama dengan pasangan calon bupati atau wakil bupati. ” Kalau istilah anak muda, bahwa saya dengan Kang Budi sudah terbangun chemestry untuk bersama-sama bekerja membangun Ciamis ke arah yang lebih baik,” ujarnya.
Mita pun memberikan alasan mengapa dirinya belum memasang baliho untuk memperkenalkan kepada masyarakat. Menurutnya, saat belum resmi diusung menjadi calon wakil bupati, dia masih berhitung mengenai kemungkinan maju dan tidaknya di Pilkada Ciamis. “Ya dulu saya masih malu-malu kucinglah, sembari menimbang maju di Pilkada Ciamis. Tapi sekarang saya sudah resmi diusung, pastinya akan all out, termasuk segera memasang baliho untuk memperkenalkan kepada masyarakat, “pungkasnya.
Ditempat terpisah, Ketua DPD PAN Ciamis, Yana D Putra, optimis calon yang diusungnya akan memenangkan Pilkada Ciamis, sehingga bisa membawa kemaslahatan bagi masyarakat Ciamis. ”Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa memenangkan pasangan ‘BUMI’ di perhelatan Pilkada Ciamis ini, untuk membawa perubahan besar di Kabupaten Ciamis,” tuturnya, kepada HR, di Ciamis, Senin (1/7).
Sementara Ketua DPC PKB Kabupaten Ciamis, Ahmd Irfan Alawi, juga optimis pasangan ‘BUMI’ bisa memenangkan Pilkada Ciamis. Pasalnya, pemuda identik dengan perubahan dan semangat untuk selalu bergerak dinamis memperbaiki keadaan yang terjadi.
Selain itu, lanjut Irfan, perpaduan yang ideal partai yang berbasis religius dan nasionalis adalah gabungan partai yang saling mengisi pembangunan Ciamis untuk memadukan kekuatan moralitas dan spiritual dengan pembangunan secara material dan bisa bersinergi dengan baik.
Menurut Irfan, kondisi yang dinamis oleh pemuda, yakin perubahan akan cepat terwujud. Pemuda akan cepat tanggap dalam mengidentifikasi permasalahan yang terjadi di masyarakat dan cepat pula mencari solusi terbaik dalam menyelesaikan persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat. “Hari ini kita membutuhkan pemimpin yang siap melayani masyarakat. Karenanya, kita harus bisa meyakinkan masyarakat untuk memilih pasangan “BUMI” ini, agar harapan dan impian Ciamis yang lebih maju dan Ciamis yang lebih Sejahtera, bisa terwujud,” pungkasnya.
Seperti diketahui, pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Ciamis, Budi Kurnia-Mita Permatasari diusung oleh koalisi 234 plus yang merupakan gabungan koalisi PAN, PKB, PBB, Gerinda, Hanura dan PKS.
Sumber : Harapan Rakyat, 4 Juli 2013.

Read more »

01 Juli 2013

(Calon Bupati Ciamis) KPUD Ciamis Akan Verifikasi 4 Calon Bupati/Wakil Bupati


Masa pendaftaran calon bupati dan wakil bupati Ciamis periode 2013-2019 telah berakhir, seperti dikatakan Ketua KPUD Ciamis, Kikim Tarkim di Gedung KPUD Ciamis, usai menerima pendaftaran tiga pasangan calon cabup dan wabup dari jalur partai politik.
“Masa pendaftaran ditutup hari senin tanggal 1 Juli 2013 pukul 16.00 wib, kami menerima dan mencatat pendaftaran dari tiga pasangan calon hari ini,” kata Kikim yang dihubungi BEDAnews.com, Senin (1/7/2013).
Tiga pasangan calon yang mendaftar tersebut, diusung partai yang ada di DPRD Ciamis diantaranya pasangan Iing Syam Arifin dan Jeje Wiradinata (SAJIWA yang ) diusung partai GOLKAR, PDI-P, dan PPP mendaftar pukul 14.00 wib, pasangan Bagus Arief Wijaya dan H. Akasah (BARKAH) yang diusung oleh Partai DEMOKRAT mendaftar pukul 15.30 wib, pasangan Budi Kurnia dan Hj. Mita Permatasariuntuk Galuh (BUMI GALUH) yang diusung partai koalisi 234 plus (PKB, PAN, PBB, HANURA, GERINDRA, dan PKS) mendaftar pukul 15.45 wib.
Menurut Kikim, KPUD Ciamis juga sebelumnya hari Rabu (26/6/2013) lalu, telah menerima pendaftaran calon dari pasangan perseorangan (independen), yaitu pasangan Ir. H. Deddy Suhendra dan Ir. H. Yedi. Pihaknya sangat mengapresiasi kedatangan para calon yang tidak melebihi batas waktu. KPUD Ciamis selanjutnya akan melakukan verifikasi persyaratan administrasi selama satu minggu, sebelum ditetapkan dan diumumkan.
Kikim Tarkim berharap, keempat calon peserta dan pendukungnya mampu menjaga ketertiban dan kekompakan mulai dari awal hingga pasca pelaksanaan pilkada 22 September 2013 mendatang, hingga Ciamis memiliki Bupati terpilih yang bisa mensejahterakan rakyat Tatar Galuh.
Sumber : Bedanews, 1 Juli 2013.

Read more »

(Calon Bupati Ciamis) Tiga Pasangan Cabup/Cawabup Ciamis Resmi Mendaftar


Ciamis, Tiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Ciamis resmi mendaftar di KPU Kabupaten Ciamis, Senin (1/7). Adapun tiga pasangan yang mendaftar diakhir masa pendaftaran, adalah pasangan yang diusung Partai Golkar, PDIP dan PPP, Iing Syam Arifin- Jeje Wiradinata (Sajiwa), pasangan yang diusung Partai Demokrat, Bagus Arief Wiwaha- Akasah (Berkah) dan pasangan yang diusung PKB, PAN, PBB, Hanura, Gerindra dan PKS, Budi Kurnia-Mita Permatasari untuk Galuh (Bumi Galuh).
Ketua KPU Kabupaten Ciamis, Kikim Tarkim mengapresiasi pasangan calon yang mendaftar tidak melebihi batas akhir pendaftaran. Terlebih dirinya akan menolak pasangan calon yang melebihi batas waktu pendaftaran di KPU. “Setelah ini kami langsung lakukan verifikasi administrasi. Waktunya satu minggu untuk selanjutnya ada perbaikan sebelum diumumkan,” jelas Kikim.
Sumber : Fokus Jabar, 1 Juli 2013.

Read more »

30 Juni 2013

(Calon Bupati Ciamis) Golkar Ciamis Melunak, Akhirnya Setuju Usung Paket Iing-Jeje


Setelah sempat diwarnai penolakan dari sejumlah Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar Ciamis terkait keputusan DPP (Dewan Pimpinan Pusat) Partai Golkar yang memaketkan pasangan calon bupati-wakil bupati (cabup-cawabup) Iing Syam Arifin-Jeje Wiradinata dalam Pilkada Bupati Ciamis, akhirnya melunak.
Hasil rapat pleno DPD Partai Golkar Ciamis, yang digelar hingga larut malam, Sabtu (29/6), akhirnya memutuskan mendukung keputusan DPP Partai Golkar yang memaketkan Iing-Jeje sebagai pasangan cabup-cawabup yang diusung partai berlambang pohon beringin ini. Keputusan tersebut diambil dalam musyawarah yang berlangsung alot.
Usai rapat pleno, Wakil Ketua DPD Golkar Jawa Barat, Bambang Hariono, mengatakan, meski sebelumnya mendapatkan penolakan dari pengurus Partai Golkar Ciamis, namun hasil akhir yang menentukan, yaitu semuanya setuju dengan keputusan DPP yang memaketkan pasangan Iing-Jeje yang diusung Partai Golkar dalam Pilkada Ciamis.
“Itu sudah biasa apabila dalam rapat ada dinamika seperti penolakan ataupun ketidakpuasan dari pengurus. Yang pasti, hasil rapat pleno sudah final, seluruh pengurus DPD Partai Golkar Ciamis mendukung pasangan paket Iing-Jeje,” ungkapnya.
Menurut Bambang, dengan keputusan yang diambil dalam rapat pleno DPD Partai Golkar Ciamis yang menyetujui keputusan DPP, dengan begitu hasil akhir yang sudah diputuskan dalam rapat pleno sudah tidak bisa diubah kembali. “ Keputusan ini sudah final, Golkar mengusung Pak Iing, dan wakilnya Pak Jeje dari PDIP,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Ciamis, Engkon Komara, mengatakan, demi menjaga nama baik dan kemajuan Partai Golkar, pihaknya mendukung keputusan yang sudah diambil oleh DPP Partai Golkar. “Demi terlaksananya Pilkada Ciamis pada September mendatang, kami dari pengurus DPD Partai Golkar Ciamis setuju terhadap keputusan DPP Partai Golkar yang memutuskan mengusung Iing Syam Arifin menjadi calon bupati dari Partai Golkar,” jelasnya, dalam keterangan persnya, kepada wartawan, usai rapat pleno.
Engkon juga menyerukan kepada seluruh pengurus DPD, pengurus PK serta pengurus PD Partai Golkar Ciamis, untuk siap bekerja keras memenangkan pasangan Iing-Jeje dalam Pilkada Ciamis yang akan digelar 22 September mendatang.
Sumber : Harapan Rakyat, 30 Juni 2013.
Asep Dian Permana Yudha, S.Sos.

Read more »

(Calon Bupati Ciamis) Sebelum Daftar ke KPUD, Budi-Mitta Akan Gelar Doa Bersama


Setelah resmi dan mendeklarasikan pengusungan pasangan Budi Kurnia-Mitta Permatasari dalam perhelatan Pilkada Ciamis September mendatang, koalisi 234 (PAN, PKB dan PBB) rencananya akan mendaftarkan pasangan Budi-Mitta ke KPUD Ciamis pada hari Senin (1/7). Seperti diketahui, bahwa hari Senin tanggal 1 Juli 2013 merupakan hari terakhir pendaftaran calon bupati-wakil bupati yang ditetapkan KPUD Ciamis.
Tokoh NU Kabupaten Ciamis yang juga Petinggi PKB Jawa Barat, H. Arief Ismail Chowas, mengatakan, pendaftaran ke KPUD akan dilakukan pada hari Senin (01/07), dengan didahului doa bersama dengan 1000 anak Yatim yang bertempat, di Mesjid Agung Ciamis. “Selain itu, akan dihadiri pula oleh seluruh pengurus dan kader dari parpol koalisi 234. Kita akan buktikan bahwa koalisi 234 solid mengusung pasangan Budi-Mitta, “ ungkapnya, kepada HR, Sabtu malam (29/6).
Sebelumnya, koalisi 234 yang terdiri dari gabungan koalisi PAN, PKB dan PBB secara mengejutkan mengusung pasangan Budi Kurnia-Hj. Mitta Permatasari Momon Gandasasmita pada Pilkada Bupati Ciamis yang akan digelar September mendatang.
Pengusungan Budi-Mitta ini tentunya di luar prediksi sejumlah kalangan. Pasalnya, koalisi 234 sebelumnya digadang-gadang akan mengusung Iing Syam Arifin. Yang menarik lagi, munculnya Mitta Permatasari mendampingi Budi Kurnia. Seperti diketahui, sebelumnya Mitta tidak muncul dalam bursa bakal calon bupati dan wakil bupati Ciamis.
Mitta adalah kakak kandung dari Bagus Arif Wiwaha yang juga anak kandung mantan Bupati Ciamis, Momon Gandasasmita. Sebelumnya justru Bagus yang gencar mensosialisasikan diri sebagai bakal calon bupati Ciamis dan sempat mendaftar ke Partai Golkar. Tetapi kejutan muncul, malah justru Mitta (kakak kandung Bagus) yang resmi mencalonkan sebagai wakil bupati dari koalisi 234.
Sumber : Harapan Rakyat, 30 Juni 2013.
Asep Dian Permana Yudha

Read more »

(Calon Bupati Ciamis) Koalisi 234 Usung Pasangan Budi-Mitta untuk Pilkada Ciamis


Kejutan politik Pilkada Bupati Ciamis mulai terjadi. Tidak diprediksi sebelumnya, ternyata koalisi 234 yang terdiri dari gabungan koalisi PAN, PKB dan PBB secara mengejutkan mengusung pasangan Budi Kurnia-Hj. Mitta Permatasari Momon Gandasasmita pada Pilkada Bupati Ciamis yang akan digelar September mendatang.
Pengusungan Budi-Mitta ini tentunya di luar prediksi sejumlah kalangan. Pasalnya, koalisi 234 sebelumnya digadang-gadang akan mengusung Iing Syam Arifin. Yang menarik lagi, dengan munculnya Mitta Permatasari mendampingi Budi Kurnia. Seperti diketahui, sebelumnya Mitta tidak muncul dalam bursa bakal calon bupati dan wakil bupati Ciamis.
Mitta adalah kakak kandung dari Bagus Arif Wiwaha yang juga anak kandung mantan Bupati Ciamis, Momon Gandasasmita. Sebelumnya justru Bagus yang gencar mensosialisasikan diri sebagai bakal calon bupati Ciamis dan sempat mendaftar ke Partai Golkar. Tetapi kejutan muncul, malah justru Mitta (kakak kandung Bagus) yang resmi mencalonkan sebagai wakil bupati dari koalisi 234.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi terkait mundurnya Bagus dari bursa calon bupati Ciamis, setelah kakaknya, Mitta, maju sebagai calon wakil bupati berpasangan dengan Budi Kurnia.
Sementara itu, deklarasi pasangan Budi-Mitta digelar pada hari Sabtu sore (29/06), yang digelar di Pesantren Miftahul Ulum Bangunsirna Ciamis. Dalam deklarasi tersebut, dihadiri para petinggi Parpol pengusung koalisi 234 dan juga tokoh NU Kabupaten Ciamis, seperti H. Arief Ismail Chowas yang bertindak sebagai tuan rumah. Pasangan ini pun menetapkan jargon “Sabumi” (Sahabat Budi dan Mita) dalam memperkenalkan ke masyarakat.
“Akhirnya keputusan kami jatuh untuk mengusung pasangan Budi-Mitta. Keseriusan kami mengusung pasangan Budi-Mita ini, tak lain untuk bertarung di Pilkada Ciamis didasarkan untuk membangun Ciamis yang lebih baik,” ujar Tokoh NU Ciamis, H. Arief Ismail Chowas , kepada HR, usai deklarasi. “Pak Budi kebetulan dari birokrat sedangkan Bu Mitta seorang Intelektual dan juga pengusaha. Kloplah pasangan ini untuk membangun Ciamis yang lebih baik,” pungkasnya.
Sumber : Harapan Rakyat, 30 Juni 2013.
Asep Dian Permana Yudha

Read more »

(Calon Bupati Ciamis) Rapimda Ricuh, PK Golkar Tolak Keputusan Paket Iing-Jeje


Keputusan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar tentang pemaketan pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Ciamis, H. Iing Syam Arifin dan Jeje Wiradinata (dari PDI) mendapat penolakan dari hampir seluruh jajaran Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar Ciamis.
Hal itu terungkap dalam Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Ciamis, Sabtu (29/6), di Aula Pertemuan, Sekretariat DPD Partai Golkar Ciamis.
Penolakan pengurus PK tersebut dilatarbelakangi tidak adanya komunikasi dari DPP Partai Golkar kepada DPD Golkar Ciamis sampai tingkat kecamatan, dalam memutuskan calon bupati dan pasangan wakil bupatinya.
Ketua PK Partai Golkar Kecamatan Banjarsari, Kuncoro Jatisuroso, dalam rapat itu menyatakan, DPP memutuskan secara sepihak, dan menentukan Iing Syam Arifin dan Jeje Wiradinata, tanpa melakukan komunikasi dengan pengurus DPD Partai Golkar dan PK Ciamis.
Kuncoro juga menuturkan, meski keputusan DPP sudah final, tapi PK tetap akan menolaknya. Selain itu, dia juga menyatakan tidak takut dengan ancaman sanksi dari DPP bila melakukan penolakan terhadap hasil keputusan tersebut akan ada sanksi pemecatan. “Kami dari pengurus PK tidak takut. Sebab ini juga untuk memperjuangkan kemajuan Partai Golkar,” ungkapnya.
Dalam acara yang sama, Ketua DPD Partai Golkar Ciamis, Engkon Komara, menyatakan, akan melayangkan surat penolakan kepada DPP Partai Golkar, terkait keputusan Calon Pasangan Bupati dan Wakil (Iing dan Jeje), yang ditandangani semua pengurus dari DPD dan PK. Bahkan, Engkon siap memberangkatkan seluruh pengurus DPD dan PK untuk melakukan audiensi dengan DPP di Jakarta. “Kalau perlu besok, jika semua sepakat, pengurus berangkat ke Jakarta,” pungkasnya.
Dari pantauan HR, rapat sementara ini ditunda, dan belum menghasilkan keputusan yang pasti, untuk menentukan sikap DPD Partai Golkar Ciamis terhadap keputusan DPP. Rapat akan dilanjutkan setelah isya.
Sumber : Harapan Rakyat, 29 Juni 2013.
Asep Dian Permana Yudha

Read more »

24 Mei 2013

Ketua NU Tolak Tawaran Engkon Maju di Pilkada Ciamis


Setelah mendapat tawaran dari Ketua DPD Partai Golkar Ciamis, H. Engkon Komara, untuk maju di Pilkada Bupati Ciamis September mendatang, Ketua NU (Nahdatul Ulama) Kab. Ciamis, KH. Agus Abdul Kholik, akhirnya secara halus menolak tawaran Engkon tersebut.
Agus mengatakan, dia sudah menyampaikan jawaban atas tawaran Engkon yang memintanya maju sebagai calon bupati Ciamis dari Partai Golkar. “Hasil keputusan istikhoroh sudah saya sampaikan ke Pak Engkon. Namun yang saya sampaikan bukan penolakan, tapi jawaban atas hasil istikhoroh dan hasil rembukan dengan seluruh saudara di pesantren. Hasil istihoroh saya menyatakan kurang baik, dan hasil rembukan keluarga pun, mereka tidak merestui,” ujarnya.
Agus pun lantas menyampaikan permohonan maaf atas keputusannya yang tidak bersedia dicalonkan sebagai bupati Ciamis. “Keputusan ini tentunya yang terbaik bagi saya. Dan saya pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung saya untuk maju di Pilkada Ciamis,” katanya.
Disinggung apakah keputusan itu diambil untuk menghindari perpecahan di tubuh NU Ciamis, karena Cabup Incumbent Iing Syam Arifin yang notabane kader NU, sudah lama menyatakan akan maju di Pilkada Ciamis 2013? Agus mengatakan, mengenai NU khawatir pecah, itu bukan hal yang prinsip.
“Toh apabila banyak kader NU yang mencalonkan di Pilkada Ciamis, tidak menutup kemungkinan warga NU akan berbeda pilihan, dan tidak akan tergiring ke salah satu calon tertentu dari kader NU. Hal itu sudah biasa, dan perlu dipahami bahwa negara kita sangat menunjung demokrasi,” ujarnya.
Sebagai Ketua NU Ciamis, Agus berharap siapapun warga NU Ciamis yang maju di Pilkada Ciamis, tentunya harus paham terhadap warga NU. “Yang terpenting, si calon bupati dari warga NU itu, jangan membohongi sejarah dan jangan membuat sejarah bohong,” tandasnya.
Sebelumnya, Agus yang saat ini menjabat sebagai Kepala Kamenag Kabupaten Kuningan ini, mengaku diundang khusus dan bertemu empat mata dengan Engkon Komara, di Pendopo Bupati Ciamis, Selasa (21/5). Dalam pertemuan itu, Engkon menawarkan dan meminta Agus untuk maju sebagai calon bupati Ciamis dari Partai Golkar.
Namun, tawaran itu tidak lantas langsung dijawab, karena Agus meminta untuk melakukan istikhoroh dan meminta pandangan dari keluarga besarnya (Pesantren Cijantung) sebelum menjawab tawaran tersebut.
Sumber : Harapan Rakyat, 24 Mei 2013.
Asep Dian Permana Yudha, S.Sos.

Read more »

ANTARA News