Translate

09 Februari 2009

WSLIC-2 di Cijulang CIamis?

Menyimak pemberitaan Radar TASIKMALAYA Edisi Selasa tanggal 10 Februari 2009 dengan judul "Warga Desa Cijulang Pertanyakan Program Weslik", beberapa hal Wajib saya sampaikan. Pertama, saya selaku Fasilitator Komunitas (Konsultan Pendamping Masyarakat) pada Program WSLIC-2 Kabupaten Ciamis Cluster untuk wilayah II yang meliputi Kecamatan Cihaurbeuti, Panumbangan, Panjalu, Sukamantri, Cikoneng, Sindangkasih, dan Kecamatan CIPAKU, menyatakan bahwa Desa Cijulang Kecamatan Cihaurbeuti tidak termasuk dalam daftar desa Penerima program WSLIC -2. Adapun proyek Sarana Air Bersih yang terdapat di Desa Cijulang Kecamatan Cihaurbeuti sebagaimana diberitakan, adalah proyek bantuan pemerintah yang pendekatan dan metode pelaksanaannya berbeda dengan WSLIC-2. Prinsip ini pada konteks konfirmasi dan klarifikasi hendaknya dijunjung tinggi dan dijalankan dengan baik. Terutama penulis berita, penyaji berita, dan sumber informasi darimana berita tersebut diperoleh, jangan sampai membangun opini yang menyesatkan.
Kedua, Scond Air dan Sanitasi untuk Low Income Communities (WSLIC-2) berarti Program Penyediaan Air Bersih dan Sanitasi untuk Masyarakat yang Berpenghasilan Rendah. Singkatan tepat untuk program ini adalah WSLIC-2, bukan WESLIK sebagaimana dalam judul berita sebelumnya. Program WSLIC-2 merupakan program Pemberdayaan masyarakat, tidak dikenal adanya "Pengembang proyek" atau apapun istilah sejenisnya. Program WSLIC-2 sepenuhnya dilakukan oleh masyarakat. Mulai idenifikasi permasalahan, perumusan kebutuhan, Perencanaan dan pelaksanaan kegiatan, sampai operasional dan mainantenance-nya diprakarsai secara partisipatif melalui Metodologi Assesment Partisipatif oleh masyarakat sendiri. Dengan demikian, ketika pembangunan fisik dinyatakan selesai, justru pada saat itu program ini sebenarnya baru akan dimulai. Program tidak akan diserahterimakan oleh pemerintah selaku Pemberi bantuan, sebelum kesiapan dan keberdayaan masyarakatnya sendiri itu dinyatakan layak menurut kriteria program. Beberapa desa yang dapat dianggap berhasil dalam pelaksanaan Program WSLIC-2 diantaranya Desa Budiasih dan Desa Sukamanah Kecamatan Sindangkasih, Desa Sumberjaya Kecamatan Cihaurbeuti, Desa Jayagiri Kecamatan Panumbangan, Desa Ciomas Kecamatan Panjalu, dan beberapa desa lain yang telah menerapkan Metodologi Assesment sebagai pendekatan partisipatif dalam Pemberdayaan masyarakatnya.
Ketiga, secara pribadi saya sangat berterima kasih kepada sahabat dan rekan seperjuangan yang bergerak dalam Gerakan Pemuda ANSOR dan Gerakan Pemuda Kebangkitan Bangsa (Garda BANGSA) Kabupaten Ciamis. Demikianlah idealnya gerakan organisasi kemasyarakatan dalam salah satu garapannya ke depan. Tempa terus Kader-Kader Pemberdayaan, transformasikan menjadi ideologi gerakan Aksi dan kemaslahatan. Maju Terus Pantang Mundur!

0 komentar:

Posting Komentar

ANTARA News