Translate

Tampilkan postingan dengan label Sinopsis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sinopsis. Tampilkan semua postingan

14 November 2012

Rhoma Irama Nyapres, "Perjuangan dan Doa”


Belakangan sangat ramai diberitakan, Rhoma Irama Nyapres. Sebenarnya hal ini tidaklah mengejutkan. Tahun 1980 lalu, Sang Raja Dangdut memang sudah diskenariokan untuk menjadi pemimpin.
Skenario yang dimaksud adalah skenario film “Perjuangan dan Doa”. Film yang diproduksi tahun 1980 ini menggambarkan bagaimana hebatnya Rhoma Irama berkiprah lewat Soneta melalui musik dan dakwah. Lingkungan Rhoma dilanda kebobrokan. Di mana-mana orang berbuat maksiyat. Mabuk-mabukan, mencuri, berzina, dan-lain-lain. Dua anggota grup Soneta terlibat minum-minuman keras di bar hotel ketika Soneta sedang mengadakan pertunjukan di Jawa Timur.
Rhoma bisa menasihati anak-buahnya. Tapi yang lain tidak bisa dinasihati. Rhoma dianggap sok suci dan mengkomersilkan agama. Termasuk Mansur, yang ayah Lela, kekasih Rhoma. Rhoma berusaha menasihati Mansur, tapi tidak mampu.
Rhoma diundang ke tempat bekas perguruannya dulu untuk memberikan keterangan seputar niatnya bermain musik. Rhoma berhasil menjawab semua pertanyaan yang diajukan oleh adik-adik kelasnya.
Suatu malam, Rhoma bertandang ke rumah Lela. Rhoma dihadang oleh berandalan yang sedari dulu mengancamnya karena tidak suka dia berpacaran dengan Lela. Dengan bersusah-payah Rhoma berhasil mengalahkan para pengeroyoknya. Rhoma segera menuju ke rumah Lela. Ternyata Lela sedang akan diperkosa oleh ayahnya yang sedang mabuk. Rhoma dapat mencegah perbuatan Mansur itu yang mengakibatkan kepala Mansur terluka sehingga pingsan. Setelah siuman, Mansur baru menyadari bahwa perbuatannya meminum minuman keras selama ini telah menjerumuskannya ke perbuatan yang lebih keji.
Lantas, apakah skenario pencapresan Rhoma Irama akan berjalan sebagaimana skenario film Perjuangan dan Doa? Kita tunggu saja.

Read more »

13 November 2012

Darah Muda 1977 (Sinopsis Film Rhoma Irama)


Satu lagi film Rhoma Irama yang terkenal adalah “Darah Muda”. Film yang skenarionya dibuat oleh Sjumandjaja, disutradarai oleh Maman Firmansyah, dan diproduksi oleh PT Layarcipta Karyamas pada tahun 1977 ini antara lain diperankan oleh Rhoma Irama, Yati Octavia, Ucok "Aka" Harahap, dan pemain pendukung lainnya. Beberapa lagu yang menjadi theme song dalam film ini diantranya Berdendang, Darah Muda, Kerinduan, Credit Title (Instrumentalia), dan Perjalanan (Instrumentalia).
Sekedar untuk menggugah kemblai kenangan lama Anda melalui film ini, beginilah ringkasan ceritanya. 
Rhoma dan Ricky tidak saja berbeda dalam selera musiknya, tapi juga sikap hidupnya. Yang satu mengembangkan musik dangdut dan sikap saleh, sementara yang lain musik rock dan pergaulan bebas.
Ricky yang jago tinju juga masuk grup Apache dan langsung jadi pentolannya. Ia panas saat mendengar grup musik Rhoma sukses pentas di Jakarta.
Ani yang tadinya penyanyi grup Apache mulai berubah. Ia lebih menyukai Rhoma, di samping mulai bosan mabuk-mabukan. Rhoma dan Ani pun pacaran dan tunangan.
Maka pertentangan kedua kelompok meruncing. Rhoma dianiaya. Tangannya dihajar agar tak bisa main gitar lagi. Dalam keadaan luka Rhoma pergi ke seorang guru di desa terpencil. Di sini lukanya disembuhkan dan diberi ilmu silat.
Waktu "turun gunung", Rhoma mendapati Ani diperkosa Ricky. Maka pertarungan puncak terjadi. Kini giliran tangan Ricky yang diremukkan Rhoma.

Read more »

09 November 2012

Sinopsis Film Rhoma Irama, Gitar Tua


Bagi penggemar film Rhoma Irama, berikut adalah sinopsis dari film yang berjudul "Gitar Tua". Film ini melibatkan beberapa artis, antara lain Rhoma Irama, Yati Oktavia, A. Hamid Arif, Aminah Cendrakasih, Kelly Jones, Netty Herawati, C.J. Beslar, Beng Ito, M. Aminthahir, Hendro, Daeng Hasan Rate, Andi Marga, Umar Bani, Etty Sumiati, Doddy Hayqel, Ade Irawan, Doddy Sukma, Daeng Harris, Norma Maulana, Shanti Pawaka, Soneta Group, ratusan ribu figuran.
Rhoma dan Ani sebenarnya sudah begitu saling mencintai. Bahkan, keluarga kedua pihak pun sudah menyepakati rencana pernikahannya. Akan tetapi, dasarnya ayah Ani tidak setuju jika Ani menikah dengan seniman.
Sampai pada suatu saat ketika Rhoma sedang tur show keliling Sumatera, datanglah Insinyur Dana bertugas membantu di perkebunan milik ayah Ani. Ayah Ani lebih setuju menikahkan Ani dengan Dana daripada dengan Rhoma. Si ayah selalu menahan surat-surat Rhoma untuk Ani.
Sementara itu, Rhoma juga tidak pernah menerima surat dari Ani lantaran surat-surat itu ditahan oleh Santi, pasangan nyanyi Rhoma, yang sebenarnya jatuh cinta juga kepada Rhoma. Putusnya komunikasi itu menyebabkan Ani menjadi salah paham. Apalagi ketika Ani menyaksikan Rhoma menggandeng Santi. Padahal, Rhoma melakukan itu dalam rangka membujuk Santi agar mau rekaman. Sebelumnya, lantaran cintanya ditolak, Santi tidak sanggup menyelesaikan merekam suara untuk lagu Lukaku walaupun sudah memakan waktu tiga jam.
Kecewa dengan apa yang dilihatnya, Ani menerima saja dikawinkan dengan Dana. Tak lupa undangan dikirimkan kepada Rhoma. Rhoma yang sangat terkejut menerima undangan itu menganggap bahwa dirinya diundang untuk dicabik-cabik hatinya di hadapan orang banyak. Maka hadirlah Rhoma dalam pernikahan Ani dan menyanyikan lagu Derita.
Ani melewatkan minggu-minggu pengantin dengan terbaring sakit. Dia selalu merindukan Rhoma. Sampai akhirnya Rhoma datang menjenguk Ani. Melihat kenyataan bahwa cinta Ani hanya kepada Rhoma, Dana rela menyerahkan Ani kepada Rhoma.
Lagu-lagu: Derita, Do Mi Sol, Gitar Tua, Janji, Kiamat, Santai, 135.000.000. Ide Cerita: Rhoma Irama. Supervisor Sutradara/Skenario: Drs. Sjumandjaja. Juru Kamera: Sjam. Pimpinan Produksi M. Aminthahir. Produser : Jackson Arief & Sjamsuddin. Sutradara: Maman Firmansyah. Produksi: PT Sjam Studio. Studio: Perfini Jakarta. Laboratorium: Universal Laboratory Ltd. Hong Kong.

Read more »

ANTARA News