Translate

24 Juni 2013

Kementrian PU Anggarkan Rp. 3 T untuk Sanitasi


Kementrian Pekerjaan Umum (PU) menganggarkan Rp3 triliun untuk sanitasi. Program tersebut akan dilakukan rutin setiap tahunnya. "Untuk 2013, lebih dari Rp3 triliun untuk perbaikan sanitasi di Indonesia. Dan itu akan berlanjut terus. Tetapi untuk menangani sanitasi tidak hanya di PU tetapi di Pemda," ungkap Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto, kepada wartawan seusai acara Jambore Sanitasi 2013 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Senin (24/6/2013).
Djoko menambahkan, untuk target pembangunan sanitasi, pihaknya tetap akan lakukan hingga mencapai 100 persen. "Tidak ada batasnya, harus bangun terus, karena pada saaat nanti sanitasi sudah 100 persen masih harus dijaga karena pola berpikir,sifat masyarakat tentang sanitasi harus dijaga terus," jelas Djoko.
Menurut Djoko, semua alat sanitasi sudah ada di Indonesia, tetapi lingkupnya belum bisa melayani seluruh masyarakat indonesia. "Saat ini coverage nya yang bisa dilayani baru 55 persen, menurut MDGS di 2015 itu harus 62 persen tapi cita-cita kita 100 persen," tegasnya.
"Kita juga mengajari masyarakat untuk sanitasi. Untuk pengelolaan sampah yang baik, dan limbah rumah tangga, kita buatkan etalasi yang baik. Limbah drainase persampahan di-manage dengan baik," sambungnya.
Djoko meminta, agar masyarakat jangan mencemari air sungai. Karena apabila jadi limbah cair dan limbah padat seperti sampah juga menjadi air minum. "Jangan cemari air, kalau sudah masuk di air itu susah. Jangan sampai sampah jangan dibuang ke sana. Agar dikumpulkan sampah itu dan jangan kotori sungai. Kalau begitu cost-nya besar. Kalau normal airnya menjadi bersih antara Rp2.000-Rp3.000 per meter kubik. Kalau itu bisa 3 kali lipatnya apaalgi sudah jadi lumpur," pungkasnya.
Sumber : Kedaulatan Rakyat, 24 Juni 2013.

0 komentar:

Posting Komentar

ANTARA News