Translate

Tampilkan postingan dengan label Persib. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Persib. Tampilkan semua postingan

23 Desember 2012

Story of Bobotoh Persib (2)


Kecintaan Budi Firmansyah (33), warga Dusun Jajawar Kulon RT 03/01 Desa Jajawar, Kecamatan Banjar, Kota Banjar terhadap Persib Bandung memang sudah tak diragukan lagi. Bahkan baginya, Persib itu sudah dianggapnya sebagai bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat Sunda.
Lelaki ini sudah menganggap bahwa Persib itu salah satu bagian budaya Sunda yang memiliki nilai-nilai budaya luhur. Itu artinya, menjunjung tinggi Persib, sama artinya dengan menjunjung tinggi budaya Sunda. Makanya, dia memberi nama anaknya dengan nama Persib, atau lengkapnya “Hamas Persib El-Barca” yang menurut Budi, nama itu mengandung arti “Semangat jati diri urang Sunda yang mendapat keberkahan”.
Budi mengakui, pemberian nama Hamas Persib El Barca membawa berkah tersendiri bagi anak tersebut. Hamas Persib mempunyai pembawaan yang lain dibandingkan dengan anak-anak seusianya.
"Anak saya ini sepertinya lebih menyukai tantangan dan mempunyai prinsip yang sangat kuat. Jika dilarang naik ke kursi misalnya, ia tetap akan berusaha naik sambil melihat ke arah orangtuanya. Jika melakukan sesuatu misalnya tidur, akan langsung dilaksanakan," kata Budi Firmansyah bangga.
Sebagai orang tua, Budi berharap nantinya Hamas Persib bisa berbuat sesuatu yang positif bagi bangsa dan negara ini. "Mungkin menjadi pemain bola terkenal, kerena bakat main bolanya sudah terlihat sejak dini," harapnya.
Dia menambahkan, karena saking cintanya terhadap Persib Bandung, setiap kali Lebaran tiba, dirinya selalu meminta kepada istrinya untuk diberikan baju Lebaran berupa baju Persib. Jadi, ketika sebagian besar umat muslim menggunakan baju koko saat lebaran, Budi tetap menggunakan kaos Persib.
Ya, bagi bobotoh sejati seperti Budi Firmansyah, Persib Bandung bukan hanya klub sepak bola yang mesti dibela harkat martabatnya, melainkan juga sebuah idiologi jati diri urang Sunda. Soalnya, hanya bersama Persib inilah budaya Sunda bisa lebih menggema di tanah air bahkan internasional.
"Pokona kanggo abdi mah Persib teh sanes skadar klub mengbal. Tapi tos janten identitas, jati diri, jeung budaya urang Sunda jeung Jawa Barat. Jadi lalajo Persib teh ngarupakeun ritual budaya urang Sunda," tutur pria yang pernah mengenyam pendidikan di STIE Widya Wiwaha Yogyakarta itu.
Kecintaan Budi terhadap Persib merupakan bakat warisan dari orangtuanya. Saat dirinya masih anak-anak mulai usia enam tahun, ayahnya kerap membawa Budi menonton langsung pertandingan-pertandingan Persib. "Ya orang tua saya inilah yang membuat saya jatuh cinta dan nge-fan banget kepada Persib," ungkap staf Desa Jajawar tersebut.

Read more »

21 Desember 2012

Story of Bobotoh Persib (1)


Memberi nama pada anak pertama terkadang bukan persoalan mudah. Namun tak jarang orang tua yang telah mempersiapkan nama untuk anaknya tersebut sejak jauh-jauh hari.
Hal seperti ini dialami pasangan suami istri Budi Firmansyah (33) dan Ny. Susilawati (25). Warga Dusun Jajawar Kulon RT 03/01 Desa Jajawar, Kecamatan Banjar, Kota Banjar itu menamai anak pertamanya dengan nama unik, yakni Hamas Persib El Barca.
Nama itu diberikan saat istri­nya sedang hamil. “Abdi mah pas istri kakandungan gaduh nazar, lamun gaduh budak pameget, pas lahirana bade langsung dipangmeserkeun acuk Persib jeung balna. Alhamdulillah waktos lahiran teh pameget, jadi namina nazar kedah dilakonan,” tutur Budi.
Menurut Budi, dirinya menamai anaknya seperti itu karena rasa cinta mati terhadap Persib. Baginya, Persib adalah segalanya. “Persiblah yang membuat saya menjadi orang yang tidak putus asa dalam menjalani hidup,” kata Budi di kediamannya, Kamis (20/12).
Hamas Persib kini sudah menginjak usia tiga tahun. Nama “Hamas” sendiri diambil dari kata bahasa Arab yang berarti “semangat atau ketekunan”. Soal nama Persib yang diberikan kepada sang buah hati terinspirasi kecintaannya terhadap klub sepak bola kebanggaan warga Jawa Barat yakni Persib Bandung.
Adapun kata “El Barca”, maksudnya mengambil kata “Barokah” dari bahasa Arab yang berarti “Berkah”. “El Barca” adalah sebutan bagi klub elite Spanyol, Barcelona. “Tapi supaya gaya, gaul, nya ditulisna El-Barca wae kumargi abdina resep kana mengbal. Jadi arti Hamas Persib El-Barca adalah ‘Semangat jati diri urang Sunda yang mendapat keberkahan’, “ ujar Budi.
Budi menyebut anak laki-laki satu-satunya itu kini telah didaftarkan menjadi anggota Bobotoh Maung Bandung Bersatu (Bomber). Bahkan dalam organisasi kumpulan fan Persib itu anaknya menjadi anggota termuda.
“Saat usia anak saya satu tahun, saya juga langsung mendaftarkanya menjadi anggota bobotoh Viking Pusat di Bandung,” kata Budi yang kesehariannya selalu memakai baju Persib tersebut.
Pria yang senang humor itu pun menceritakan suka dukanya saat anaknya baru lahir. “Eta mani hese malarian acuk Persib kanggo orok anu nembe borojol. Tapi diakalan wae meser acuk budak anu pang alitna, teras dicandak ka tukang kaput ngarah dialitkeun. Tungtungna mah eta orok tiasa nganggo acuk Persib, he he,” kata pria yang baru mempunyai satu anak tersebut.
Hal yang membuat Budi kasihan kepada anaknya yakni ketika Persib kalah. Memang, ketika klub yang telah berdiri sejak 1933 itu kalah, biasanya bobotoh Persib yang fanatik merasa sangat bersedih. Bahkan banyak bobotoh yang sampai “Teu ngeunah dahar, teu daek sare. Aya karunyana oge ka budak teh, lamun Persib eleh budak teh sok pada moyokan ku tatangga. Tapi mun Persib meunang, tara aya nu mere duit,” ucapnya.

Read more »

16 Desember 2012

Ditekuk Persisam 0-2, Persib Terjungkal dari IIC 2012


Harapan para bobotoh Persib Bandung untuk melihat tim kesayangannya merengkuh Piala Inter Island pertama kalinya, harus kembali tertahan. Bahkan tim bertabur bintang ini gagal melangkah ke final setelah ditekuk Persisam dengan skor 0-2 (0-0) dalam semi­final Inter Island Cup (IIC) 2012 di Stadion Manahan, Kota Solo, Jawa Tengah, Minggu (16/12) sore.
Dengan hasil tersebut, Persisam yang dilatih Sartono Anwar memastikan satu tempat di partai final melawan Sriwijaya FC. Sebelumnya, dalam laga kedua semifinal, Minggu (16/12) malam, Sriwijaya mengalahkan Arema dengan skor 1-0 (0-0). Satu-satunya gol tercipta melalui kaki Ponaryo Astaman dari titik penalti.
Dalam pertandingan antara Persib – Persisam, tim kesayangan warga Jabar ini sebenarnya lebih banyak memiliki peluang di babak pertama. Namun ketatnya barisan pertahanan Pesut Mahakam membuat Maung Bandung gagal menciptakan gol.
Persisam mengambil inisiatif serangan di babak kedua. Hasilnya, mereka berhasil unggul pada menit 55 lewat gol indah pemain pengganti, Aldaer Makatindu. Umpan silang Bayu Gatra disambut tendangan first time oleh Aldaer.
Kalah 0-1, Maung Bandung berupaya membalas. Namun pergerakan Tony Sucipto pada menit 59 masih belum bisa membobol gawang Persisam. Selanjutnya menit 64 tendangan Asri Akbar masih terlalu lemah dan bisa dengan mudah ditangkap Usman.
Serangan gencar terus dibangun oleh anak asuh Djadjang Nur­djaman. Menit 72, Asri Akbar masih belum bisa menjebol ga­wang Persisam karena ke­gemilangan kiper Usman Pribadi.
Persisam justru sanggup menggandakan keunggulan pada menit 75. Lagi-lagi lewat gol yang cukup berkelas. Kali ini Lancine Kone yang berhasil mencatatkan namanya di papan skor lewat tendangan voli. Skor 0-2 untuk kemenangan Persisam bertahan hingga laga berakhir.
Atas kekalahan ini Pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman mengakui timnya tampil dibawah performa terbaik sehingga Persisam layak mendapatkan tiket final. Djadjang menyebut, dibandingkan tiga laga sebelumnya di fase penyisihan grup B, Persib mengalami penurunan grafik permainan.
“Persisam bermain lebih baik. Sebaliknya, permainan kami justru tidak sesuai harapan. Lawan bermain lebih efektif karena bisa memaksimalkan dua peluang yang mereka dapatkan. Buat kami ini merupakan pelajaran sebelum menghadapi kompetisi musim depan,” terang Djadjang.
Sejak awal, Djadjang menjadikan turnamen IIC 2012 sebagai ajang untuk mematangkan tim menuju Liga Super Indonesia (LSI) 2013. Karena itu, ia memandang kekalahan dari Persisam bukan masalah yang harus terus diratapi.
Apalagi pada laga perdana LSI 2013, Persib harus berhadapan dengan tim kuat dan salah satu favorit juara, Persipura Jayapura, yang dijadwalkan akan dihadapi di Stadion Siliwangi, 13 Januari 2013.
Sementara itu, Pelatih Persisam, Sartono Anwar menyebut, salah satu kunci keberhasilan timnya adalah mampu meredam daya serang yang dimiliki Persib, terutama di babak pertama. “Pada babak pertama Persib punya banyak peluang. Tapi pemain saya bermain cukup disiplin dan di babak kedua bisa bangkit untuk balik menekan. Kemenangan ini cukup kami syukuri karena di tim kami banyak pemain muda yang saya ambil dari tim PON Kaltim,” ucap ayah eks pemain Persib yang kini memperkuat Pelita Bandung Raya, Nova Arianto itu.

Bobotoh Kecewa
Di Garut, ratusan bobotoh yang menggelar acara nonton bareng laga tersebut di Aula Universitas Garut (Uniga), tak dapat menyembunyikan kekecewaannya atas performa tim kesayangannya.
Ketua penyelenggara nobar tersebut, Tatang Nday mengaku, sebelumnya dirinya optimistis Persib akan melaju ke babak final. Hal itu berkaca pada babak penyisihan sebelumnya Persib belum pernah terkalahkan dalam tiga kali laga.
"Namun kini kami harus kecewa karena Persib kalah. Lini belakang Persib keropos," kata Tatang yang juga ketua Viking Garut, usai pertandingan.
Meski demikian, Tatang mengaku tetap akan mendukung Persib. Ia lantas mengingatkan kepada Djadjang agar jangan asal merotasi pemain secara mendadak meskipun hanya sebatas turnamen. Mestinya, Djadjang harus sudah punya formasi yang baku. "Kekalahan ini harus jadi pelajaran mahal bagi Djanur (Djadjang Nurdjaman) untuk menghadapi LSI tahun depan. Persib pasti bisa," katanya.
Susunan pemain Persib (4-2-3-1): I Made Wirawan; Supardi, Abanda Herman, Naser Al Sebai, Tony Sucipto ; Mbida Messi (Kenji Adachihara 59'), Asri Akbar (Hariono 80'), Atep, M. Ridwan, Firman Utina ; Herman Dzumafo (Airlangga 61').
Persisam (4-4-2): Usman Pribadi; Pierre Njanka, M.Robby, Joko Sidik, Supriyono, Ahmad Sumardi, Lancine Kone, Laudry M Setiawan, Bayu Gatra; Lerby Elyandri (Aldaer Makatindu 46'), Ferdinand Alfred Sinaga.

Read more »

Hasil Pertandingan Persib vs Persisam Semifinal Inter Island Cup 2012


Laga semifinal Inter Island Cup 2012 pertama hari ini menandingkan juara Grup B, Persib Bandung yang berhadapan dengan juara Grup D Persisam Samarinda. Persib yang jauh lebih diunggulkan atas Persisam dalam laga ini membuka pertandingan dengan strategi yang cukup unik dengan menempatkan Herman Dzumafo seorang sebagai striker. Sementara Persisam yang notabene berisi pemain-pemain muda tetap menampilkan formasi seperti biasa dan tentunya dengan modal semangat dan determinasi. 
Persisam memecah kebuntuan pada menit 56 setelah tendangan Aldair Makatindu menjebol gawang Persib Bandung. 1-0 Persisam memimpin. Hingga menit 76 Persisam menggandakan keunggulan lewat tendangan cantik Lancine Kone. Skor 2-0 tidak berubah sampai wasit meniup pluit tanda berakhirnya pertandingan.
Dengan hasil ini, Persisam berhasil melaju ke babak final untuk menghadapi pemenang antara Sriwijaya FC yang akan berhadapan dengan Arema Malang pada pertandingan semi final lainnya. Sementara Persib Bandung, setelah ditgilas 2-0 tanpa balas oleh Persisam, harus rela mengubur dalam-dalam impiannya untuk menjadi juara Inter Island Cup 2012 ini.

Read more »

15 Desember 2012

Jelang ISL, Tim Papua Harus Khawatir pada Persib


Jadwal pertandingan Indonesia Super League (ISL) musim kompetisi 2012/2013 telah diterbitkan PT Liga Indonesia. Dalam jadwal tersebut, Persib Bandung harus mengawali musim kompetisi denga menjalani empat pertandingan berat melawan empat tim Papua, Persipura, Persiwa, Persidafon dan Persiram.
Namun langkah Persib di ISL sepertinya akan makin mudah jika kepercayaan yang dimiliki anak asuh Djadjang Nurdjaman ini tetap dipelihara dengan baik. Terlebih dengan modal permainan apik di turnamen Pra Musim Inter Island Cup (IIC) 2012. Empat laga tersebut bukanlah sebuah kendala besar untuk Maung Bandung.
Seperti yang dikatakan mantan Pelatih Persib Bandung, Risnandar Soendoro. Dirinya menilai Persib tak perlu mengkhawatiran empat laga berat itu. Risnandar menilai kerjasama antar lini sudah tak perlu diragukan lagi.
"Kenapa harus takut yang penting terus tingkatkan percaya diri saat ini. Kenapa? Karena kerjasama antar lini skuad Persib sudah mumpuni dan sudah tidak diragukan lagi secara individu," ujar Risnandar Sabtu (15/12).
Tak ragu, Risnandar mengatakan kalau bukan Persib yang harus takut dengan empat tim tersebut, tapi empat tim tersebutlah yang seharusnya takut dengan kekuatan Persib saat ini.
Selama gelaran IIC, lanjut Risnandar, seluruh tim yang ada di Indonesia pasti sudah melihat kemajuan yang ditunjukkan oleh skuad Maung Bandung.
"Orang boleh mengatakan kalau Persipura memang tim bagus, tapi mereka pasti takut dengan Persib yang sekarang. Karena jelas mereka sudah memantau Persib," tuturnya.
Selain itu, komposisi pemain yang sudah banyak makan asam garam kompetisi ISL, dinilainya juga menjadi salah satu faktor keberhasilan Persib untuk melewati empat laga pertama ini.
"Yang paling utama adalah pemain-pemain yang ada sudah punya pengalaman bermain dengan tim-tim papua beberapa kali. Jadi tidak perlu khawatir," paparnya.
Risnandar menambahkan, kemajuan tim Pangeran Biru saat ini bukan hanya ditunjang oleh faktor teknis hasil binaan sang Arsitek Djadjang Nurdjaman semata. Menurutnya, hal tersebut juga ditunjang oleh jajaran Pelatih, Manajemen dan Pemain yang mulai padu dan mengerti keinginan satu sama lain.
"Tim sekarang ini ditunjang oleh Pemain, Manajemen dan Pelatih, yang saya lihat sudah berangkat dari hati atau bisa dikatakan mereka sudah sehati," ucap Risnandar.

Read more »

Jadwal Laga Persib di ISL 2012/2013


Tim Persib Bandung akan mulai menjalani laga ISL musim 2012/2013 pada 13 Januari 2013 sebagai tuan rumah menjamu tim kuat Persipura. Setelah itu Persib kembalai menjamu tim papua Persiwa. Berikut daftar lengkap jadwal laga Persib di ISL 2012/2013.
Minggu, 13-jan-13, persib - persipura
Kamis, 17-jan-13, persib - persiwa
Kamis 31-jan-13, persiram - persib
Sabtu, 09-feb-13, persib - persiba
Rabu, 13-feb-13, persib - barito putera
Minggu, 17-feb-13, persisam - persib
Kamis, 21-feb-13, mitra kukar - persib
Rabu, 27-feb-13, persib - psps
Minggu, 03-mar-13, persib - persija
Sabtu, 09-mar-13, sriwijaya fc - persib
Rabu, 13-mar-13, pelita jaya - persib
Sabtu, 16-mar-13, persib - arema
Sabtu, 23-mar-13, persib - gresik united
Kamis, 28-mar-13, persib - persita
Minggu, 14-apr-13, persela - persib
Minggu, 21-apr-13, persepam mu - persib
Minggu, 05-mei-13, persib - persela
Minggu, 12-mei-13, persib - persepam mu
Sabtu, 18-mei-13, persita - persib
Sabtu, 25-mei-13, arema - persib
Rabu, 29-mei-13, gresik united - persib
Selasa, 04-jun-13, persib - pelita jaya
Sabtu, 08-jun-13, persib - sriwijaya fc
Sabtu, 15-jun-13, persija - persib
Selasa, 18-jun-13, psps - persib
Minggu, 23-jun-13, persib – persisam
Sabtu, 29-jun-13, persib - mitra kukar
Libur puasa
Jumat, 26-jul-13, barito putera - persib
Selasa, 30-jul-13, persiba - persib
Libur hari raya
Selasa, 20-agust-13, persib - persidafon
Sabtu, 24-agust-13, persib - persiram
Sabtu, 07-sep-13, persiwa - persib
Selasa, 17-sep-13, play-off isl 2012/2013
Sabtu, 21-sep-13, perang bintang isl 2012/2013

Read more »

ANTARA News